Mengukir Pelangi di Negeri Rangsang
Suasana pagi nan indah, semilir angin yang berhembus dari arah laut, menyeberangi bebatuan pantai yang berbaris dengan rapi di mulut pantai. Tak tertinggal, burungburung berterbangan di sekitaran semenanjung pantai sembari bersiul mesra menyambut indahnya pagi. Dan dari ufuk timur, surya kembali terbit, dengan senyumannya yang sumbringah dan memberikan semangat baru kepada anak-anak di Pulau Rangsang dan juga masyarakat yang ada di Pulau tersebut. Sementara itu, ada sebuah Sekolah Menengah Pertama yang berdiri dengan bangunannya yang sederhana di sekitaran rumah penduduk. Walau tampak sederhana, dan sangat tidak layak pakai, namun hal ini tidak pernah mengurungkan niat para anak-anak di Pulau Rangsang untuk dapat bersekolah. Mereka tetap semangat, untuk mencapai masa depan. Hal ini dikarenakan, adanya Ibu Aisyah, yang mana merupakan guru mereka satu-satunya di Sekolah ini. “Assalamualaikum Anak-anak,” dengan wajahnya yang ramah, Ibu Aisyah menyapa mereka dengan rama...